Jumat, 30 September 2016

MASYARAKAT PERKOTAAN DAN MASYARAKAT PEDESAAN



1. Masyarakat Desa (Rural Society)

A.    PENGERTIAN

             Masyarakat desa sering diartikan sebagai masyarakat tradisional dari masyarakat primitif (sederhana). Namun pandangan tersebut sebetulnya kurang tepat, karena masyarakat desa adalah masyarakat yang tinggal di suatu kawasan, wilayah, teritorial tertentu yang disebut desa. Sedangkan masyarakat tradisional adalah masyarakat. yang menguasaan ipteknya rendah sehingga hidupnya masih sederhana dan belum kompleks. Memang tidak dapat dipungkiri masyarakat desa dinegara sedang berkembang seperti Indonesia, ukurannya terdapat pada masyarakat desa yaitu bersifat tradisional dan hidupnya masih sederhana, karena desa-desa di Indonesia pada umumnya jauh dari pengaruh budaya asing/luar yang dapat mempengaruhi perubahan-perubahan pola hidupnya.

B.    ciri-ciri masyarakat desa antara lain :
1.   Anggota komunitas kecil
2.   Hubungan antar individu bersifat kekeluargaan
3.   Sistem kepemimpinan informal
4.   Ketergantungan terhadap alam tinggi
5.   Religius magis artinya sangat baik menjaga lingkungan dan menjaga jarak dengan penciptanya, cara yang ditempuh antara lain melaksanakan ritus pada masa-masa yang dianggap penting misalnya saat kelahiran, khitanan, kematian dan syukuran pada masa panen, bersih desa.
6.   Rasa solidaritas dan gotong royong tinggi
7.   Kontrol sosial antara warga kuat
8.   hubungan antara pemimpin dengan warganya bersifat informal
9.   Pembagian kerja tidak tegas, karena belum terjadi spesialisasi pekerjaan
10.                Patuh terhadap nilai-nilai dan norma yang berlaku di desanya (tradisi)
11.                Tingkat mobilitas sosialnya rendah




C. MASALAH SOSIAL MASYARAKAT DESA

                               I.       MASALAH SOSIAL
         Sebelum kita mengetahui masala-masalah sosial yang ada di lingkungan desa, kita perlu mengetahui apa yang dimaksud dengan masalah sosial. Soejorno Soekarno mengungkapkan bahwa masalah sosial merupakan suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial.
         Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.
         Dalam masalah sosial yang terjadi dalammasyakat desa kita dapat mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi masalah sosial pada masyarakat desa adalah sebagai berikut:
a.   Faktor Ekonomi : Berupa kemiskinan, pengangguran, sumber ekonomi yang kurang cukup dalam memenuhi kebutuhan, dan lain-lain.
b.   Faktor Budaya : Berupa perceraian, kenakalan remaja, dan lain-lain.
c.   Faktor Biologis : Berupa penyakit menular, keracunan makanan, sumber makanan yang tidak memadai, kekurangan sunber mata air bersih,dan lain-lain.
d.   Faktor Psikologis : Berupa penyakit syaraf, aliran sesat, kepercayaan akan benda atau hal tertentu, dan lain-lain.



D. PERUMUSAN MASALAH SOSIAL MASYARAKAT DESA
           
Rincian masalah sosial yang ada dalam masyarakat desa :

a)   Pendidikan
Umumnya pendidikan merupakan proses belajar mengajar yang efektif dan bermanfaat serta menjadikan masyarakat pedesaan lebih terbuka dan akses terhadap pendidikan.
Tetapi kebanyakan masyarakat pedesaan kurang begitu sadar akan pentingnya pendidikan, Mereka lebih memilih mengajak anak-anak mereka berkebun atau bertani, ketimbang menyekolahkan mereka. Hasilnya banyak dari masyarakat pedesaan yang buta tulis dan hitung. Manfaat pendidikan bagi masyarakat pedesaan sebagai dasar pembebas, yakni membebaskan masyarakat pedesaan dari predikat kemiskinan, keterbelakangan, kebodohan, dan penindasan. Selain itu, pendidikan yang baik seharusnya berfungsi pula sebagai sarana pemberdayaan individu dan masyarakat desa khususnya guna menghadapi masa depan. Pendidikan difokuskan melalui sekolah, pesantren, kursus-kursus yang didirikan di pedesaan yang masyarakatnya masih belum tahu apa itu ilmu.

b)  Tingginya angka kemiskinan
Karna ketidakpahaman akan pendidikan masyarakat pedesaan sebagaian banyak lebih banyak sebagai petani, karna dari bertani itu masyarakat desa jadi sulit untuk berkembang dibidang perekonomian dan teknologi.


c)   Rendahnya kualitas Sumber Daya Manusia
Peningkatan layanan pendidikan sangat diperlukan dalam rangka meningkatkan kompetensi anak didik. Output layanan pendidikan dengan pendekatan Indek Pembangunan Manusia (IPM) masih  menunjukkan kondisi yang jauh dari harapan. Indek Pembangunan Manusia komponen pendidikan tahun 2004 menunjukkan angka 6,18 tahun.
Namun bila dibandingkandengan IPM tahun 2003 terdapat kenaikan 0,13. Demikianpula segi kesehatan masih banyak yang perlu mendapatkan perhatian khususnya angkakematian ibu dan anak dan kesakitan malaria masih relatif tingginya.

E.  MENGATASI MASALAH SOSIAL MASYARAKAT DESA

Upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah dalam mengatasi masalah-masalah sosial dalam masyarakat desa adalah :

a.   Pemberian kartu askes
Kartu Askes atau kartu asuransi kesehatan diberikan kepada masyarakat desa yang kurang mampu. Kartu Askes sering disebut Askeskin (Asuransi Kesehatan Keluarga Miskin). Dengan kartu Askes masyarakat desa yang tergolong kurang mampu dapat berobat di rumah sakit yang ditunjuk dengan biaya yang lebih ringan atau gratis.
b.  Pemberian beras untuk masyarakat desa yang kurang mampu(Raskin)
Raskin merupakan program pemberian bantuan pangan dari pemerintah berupa beras dengan harga yang sangat murah. Dengan raskin diharapkan masyarakat desa yang termasuk keluarga miskin dapat memenuhi kebutuhan pangannya.

         c. Pemberian Bantuan Operasional Sekolah (BOS)
Dana BOS diberikan kepada siswa-siswi sekolah di lingkungan desa mulai dari sekolah dasar sampai tingkat SLTA. Tujuannya untuk meringankan biaya pendidikan bagi masyarakat desa yang bertekat menyakolahkan anaknya untuk masa depan yang lebih baik.

          d. Pemberian bantuan modal usaha
Pemberian bantuan modal usaha diberikan pemerintah kepada masyarakat desa baik yang bekerja sebagai petani, nelayan maupun bagi maasyarakat desa yang mempunyai keinginan untuk mempunyai usaha sendiri baik dibidang tambang maupun yang berkinginan mempunyai ladang sawah sendiri.
Bantuan modal usaha ini adalah dalam rangka mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan yang dialami oleh masyarakat desa.

                   e. Pembagunan penunjang kesehatan masyarakat desa 
Pembangunan penunjang kesehatan masyarakat desa adalah bantuan berupa puskesmas, pustu, rumah sakit kecil yang ada dilingkungan masyarakat desa untuk menunjang kesehatan masyarakat desa.

           f.  Pelatihan kesejahteraan masyarakat desa

Pelatihan kesejahteraan masyarak desa adalah bertujuan untuk memberikan himbaun kepada masyarakat desa guna dapat mengolah hasil bumi yang ada dilingkungan sekitar masyarakat desa untuk mengolahnya menjadi lebih baik dan pelatihan kesejahteraan masyarakat desa ini juga bertujuan untuk meberikan pembekalan kepada masyarakat desa agar masyarakat desa tidak hanya bergantung pada lahan yang ada tetapi juga dapat mengusahakannya sehingga dapat menjadi penopang yang baik bagi perekonomian masyarakat desa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tugas Pengantar Animasi & Desain Grafis #

Berikut Link Youtube Tugas Pengantar Animasi & Desain Grafis # : https://youtu.be/OvJBqh7M6No