Makna Individu Mandiri ialah :
1. Pribadi mandiri adalah pribadi yang berani, mau belajar, dan
mau berlatih berdasarkan pengalaman hidupnya. Ia melihat, mencoba, dan
merasakan sendiri hal-hal tertentu yang memang seharusnya sudah dilakukan,
misalnya
- Seorang siswa dengan kesadaran sendiri mau belajar sesuai dengan jadwal yang ia tetapkan
- Seorang siswa dengan kemauan sendiri berlatih suatu ketrampilan tertentu, seperti musik, tari, teknologi.Pribadi yang berani menetapkan gambaran hidup yang ia inginkan. Gambaran hidup ini menjadi tujuan yang hendak dicapai dalam hidupnya
- Seorang siswa yang bercita-cita menjadi pakar ekonomi yang dapat membantu negara untuk mengatsi krisis yang terjadi dibidang ekonomi
2. Pribadi yang berani mengarahkan kegiatan hidunpnya untuk
mencapi tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Ia memiliki langkah-langkah,
kegiatan atau tingkah laku yang efektif untuk mencapi gambaran kehidupan yang diidealkan,
misalnya
- Siswa yang bercita-cita menjadi ekonom mulai sekarang belajar dengan sungguh-sungguh mengenai apa saja yang berkaitan langsung atau tidak langsung dengan masalah ekonmi.
3. Pribadi yang berani menyusun langkah kegiatannya melalui
tahapan yang realistis, berproses dan membutuhkan waktu. Ia menyusun program
dan menetapkan rentang waktu yang dibutuhkan, serta mau untuk mengwvaluasinya.
- Seorang siswa menetapkan target keberhasilan prestasinya pada semester satu, lalu dilanjutkan pada semester dua, hingga kahirnya lulus dengan prestasi yang baik sesuai dengan potensinya
4. Pribadi yang berani mengatur dan mengelola waktu dan
kesempatan dalam banyak hal.
·
Berfikir agar mendapatkan kekuatan
diri dan akal terus berkembang
·
Belajar agar mendapatkan belajar dan
ilmu
·
Bermain agar terjaga keseimbangan
hidup yang rileks
5. Pribadi yang berani menata dan menata diri dan menjaga diri.
Ia terus berlatih untuk menjadi berkepribadian yang terpuji. Ia juga menjaga
dan merawat kesehatan tubuhnya
6. Pribadi yang berani mengambil keputusan secara cepat dan
cepat. Ia melakukannya dengan berdasarkan adata dan informasi yang memadai,
mendalami secara mandalam sebab akibatya, memperhitungkan segala kemungkinan,
menenmukan solusi, menganalisi dampak dari solusi dan akhirnya ia mengambil
keputusan dan menjaankan dengan sadar dan bertanggung jawab
7. Pribadi yang berani mengembangkan rasa percaya diri. Matap,
tegas dan bijak
8. Pribadi yang erani mengurangi ketergantungan ketergantungan
hidupnya dari oang lain untuk lebih bnayak bersandar pada pada kekuatan
sendiri.
Makna
Perguruan Tinggi
Berbicara mengenai pendidikan, kita tak bisa
terlepas mengenai pendidikan yang telah terbukti melahirkan generasi-generasi
emas. Ya, jenjang pendidikan itu dinamakan jenjang pendidikan Perguruan Tinggi
(PT).
Istilah
lain di dalam Perguruan Tinggi biasa juga dinamakan Kampus, Dunia Universitas
atau Dunia Akademik. Ketiga hal nama tersebut sering digunakan untuk menyebut
jenjang Pendidikan Tinggi di Indonesia.
Adapun
pihak yang mengajar mahasiswa di dalam pengertian Perguruan Tinggi dinamakan
dosen. Dosen memiliki fungsi untuk menjadi teman setia mahasiswa dalam
mengembangkan ilmu pengetahuan. Dosen sebagai teman hanya bertugas sebagai
fasilitator bagaimana memukau mahasiswa agar mahasiswa dapat memburu dan
mencintai ilmu yang diperdalamnya.
Nah,
kedua pihak di atas, yakni mahasiswa dengan dosen disebut dalam istilah
pengertian Perguruan Tinggi disebut sebagai insan akademis. Yakni insan yang
berpendidikan, mengkaji, bertindak dan menyebarkan ilmu pengetahuan dari hasil
yang di dapat selama menuntut ilmu di Perguruan Tinggi.
Pengertian
Perguruan Tinggi sendiri adalah jenjang pendidikan yang dibuka secara umum
setalah menamatkan jenjang pendidikan Sekolah Menengah Ke Atas (SMA).
MAKNA KELUARGA
Keluarga adalah unit
terkecil dari masyarakat, yaitu yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Keluarga
bagi saya adalah segalanya. Pendidikan kita berawal dari keluarga. Ketika kita
masih kecil, keluargalah yang pertama mendidik kita, sebelum kita akhirnya
mencari ilmu di sekolah, dan mendapatkan pendidikan atau pengalaman baru di
luar keluarga kita. Ketika keluarga memberikan pendidikan yang baik dan
mencontohkan akhlak yang baik, inysa Allah ketika kita berada di luar keluarga,
kita akan berprilaku dengan baik sesuai kebiasaan yang dilakukan di dalam
keluarga. Dalam hidup ini, menurut saya yang paling
berharga adalah keluarga, terutama ayah dan ibu. Kasih sayang, perhatian dari
orang tua atau keluarga kita, tidak akan sama dengan kasih sayang dari orang
lain. Ketika dalam keluarga ada benci, kesel, kecewa, tapi semua itu bisa
diatasi dengan adanya kasih sayang. Misalnya orang tua selalu marah-marah
kepada kita tapi pada dasarnya mereka sayang sama kita, dan rasa marah atau
kecewa bisa dikalahkan oleh rasa kasih sayang. Dalam keluarga harus ada
kesabaran, walaupun dalam hal ini saya belum bisa menjadi orang yang sabar
dalam keluarga. Ketika kita dalam hidup ini mendapat masalah, pasti keluarga
selalu ada buat kita.
Mereka selalu
berusaha mencari solusi untuk keluar dari masalah itu, terkadang kita selalu
bikin mereka kecewa, akan tetapi mereka selalu memaafkan kita. Keluarga adalah
tempat untuk kita mengadu keluh kesah dalam hidup ini. Pada saat saya bertanya
kepada teman saya tentang makna keluarga, dia mengatakan bahwa makna keluarga
bagi dia adalah “teman dan sahabat”. Karena bagi dia keluarga bagaikan teman
dan sahabat, bisa diajak cerita, sharring, dan tentang hal apapun yang ingin
dia ceritakan tentang kehidupannya. Saya setuju, dengan pendapat teman saya
tentang makna keluarga menurutnya. Karena ketika kita mempunyai masalah, dan
ingin ceritaberbagi kebahagiaan, semua itu bisa kita kita curahkan pada
keluarga. Karena mereka akan selalu ada disaat kita susah maupun disaat kita
bahagia. Keluarga adalah sumber kekuatan dalam hidup ini, sumber inspirasi,
motivasi untuk kita jalani kehidupan ini menjadi lebih baik lagi kedepannya.
Cara Menyikapi jika ada Masalah didalam keluarga
Cara Menyikapi jika ada Masalah didalam keluarga
Tidak ada masalah yang tidak terpecahkan,
semuanya bisa dan ada jalan keluarnya selama kita masih mempunyai keyakinan dan
upaya bahwa masalah tersebut harus dan pasti bisa tuntas. segalanya berpulang
pada diri kita sendiri. selesai atau tidaknya masalah sepenuhnya adalah hak dan
tanggung jawab kita. Menunda nunda masalah sama artinya anda membuat kondisi
masalah semakin berat dan penuh dengan kebohongan. karena satu kebohongan akan
tertutupi dengan kebohongan lain dan seterusnya.
Ingatlah
masalah hanya akan mengikuti langkah kita, bukan sebaliknya. jangan
sampai masalah yang mengendalikan hidup kita tetapi harus kita yang mampu
mengendalikan apapun masalah yang sedang dihadapi. Menyelesaikan masalah secara
damai dan jujur hanya akan menyebabkan kita menjadi manusia yang lebih mandiri,
lebih berwibawa dan cerdas dalam berfikir.
Sudah
bukan saatnya lagi saling berkuasaa dalam keluarga, permasalahan hanya dapat
diselesaikan dengan cara kekeluargaan yanag dilandasi rasa saling memahami,
saling menghormati yang muda dan yang tua, saling mengakui kelemahan
masing masing dan saling menganggap bahwa keluarga adalah satu nyawa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar