Faktor-Faktor yang mempengaruhi
Pertambahan Penduduk disuatu Daerah atau Negara :
1. Kelahiran (Fertilitas)
adalah
istilah dalam demografi yang mengindikasikan jumlah anak yang dilahirkan hidup,
atau dalam pengertian lain fasilitas adalah hasil produksi yang nyata dari
fekunditas seorang wanita.
Dalam demografi,
istilah tingkat kelahiran atau crude birth rate (CBR)
dari suatu populasi adalah jumlahkelahiran per
1.000 orang tiap tahun. Secara matematika, angka ini bisa dihitung dengan rumus
CBR = n/((p)(1000)); di mana n adalah jumlah kelahiran pada tahun tersebut dan
p adalah jumlah populasi saat penghitungan. Hasil penghitungan ini
digabungkan dengan tingkat kematian untuk
menghasilkan angkatingkat
pertumbuhan penduduk alami (alami maksudnya tidak melibatkan
angka perpindahan penduduk (migrasi).Indikator lain untuk mengukur tingkat kehamilan yang
sering dipakai: tingkat
kehamilan total - rata-rata jumlah anak yang terlahir bagi tiap
wanita dalam hidupnya. Secara umum, tingkat kehamilan total adalah indikator
yang lebih baik untuk tingkat kehamilan daripada CBR, karena tidak terpengaruh
oleh distribusi usia dari populasi.
Tingkat kehamilan cenderung lebih tinggi di negara yang ekonominya kurang berkembang dan lebih rendah di negara yang pertumbuhan ekonominya tinggi.
Tingkat kehamilan cenderung lebih tinggi di negara yang ekonominya kurang berkembang dan lebih rendah di negara yang pertumbuhan ekonominya tinggi.
2. Kematian (mortalitas)
adalah
ukuran jumlah kematian umumnya karena akibat yang spesifik pada suatu populasi.
Mortalitas khusus mengekspresikan pada jumlah satuan kematian per- 1000
individu per-tahun, hingga rata-rata mortalitas sebesar 9,5 berarti pada
populasi 100.000 terdapat 950 kematian per-tahun.
Rumus Tingkat Kematian Kasar
Angka Kematian Kasar adalah angka yang menunjukkan
banyaknya kematian per 1000 penduduk pada pertengahan tahun tertentu (Data
Statistik Indonesia-Angka Kematian Kasar-Rumus), disuatu wilayah tertentu. Ada
pun rumusnya sebagai berikut :
Rumus:
|
Ket :
CDR = Crude Death Rate (Angka Kematian Kasar).
D = Jumlah kematian (death) pada tahun tertentu
P = Jumlah penduduk pada pertengahan tahun tertentu
K = Bilangan konstan 1000
D = Jumlah kematian (death) pada tahun tertentu
P = Jumlah penduduk pada pertengahan tahun tertentu
K = Bilangan konstan 1000
Umumnya data tersedia adalah
”jumlah penduduk pada satu tahun tertentu” maka jumlah dapat sebagai pembagi.
Kalau ada jumlah penduduk dari 2 data dengan tahun berurutan, maka rata-rata
kedua data tersebut dapat dianggap sebagai penduduk tengah tahun.
Rumus Tingkat Kematian Khusus
Angka kematian khusus (Age Specific Death
Rate/ASDR) yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kematian setiap 1.000
penduduk pada golongan umur tertentu dalam waktu satu tahun. Rumusnya adalah
jumlah kematian pada umur tertentu dibagi dengan jumlah penduduk umur tertentu
pada pertengahan tahun dan dikalikan dengan konstanta yang biasanya bernilai
1000.
RUMUS
|
Ket :
ASDRx = Angka Kematian khusus umur tertentu (x)
Dx = Jumlah Kematian pada umur tertentu selama satu tahun
Px = Jumlah Penduduk pada umur tertentu
1000 = Konstanta (k)
ASDRx = Angka Kematian khusus umur tertentu (x)
Dx = Jumlah Kematian pada umur tertentu selama satu tahun
Px = Jumlah Penduduk pada umur tertentu
1000 = Konstanta (k)
3. Perpindahan (migrasi) Migrasi
adalah
peristiwa berpindahnya suatu organisme dari suatu tempat ke tempat lainnya.
Dalam banyak kasus organisme bermigrasi untuk mencari sumber cadangan makanan
yang baru untuk menghindari kelangkaan yang mungkin terjadi karena datangnya
musim dingin atau kerana over populasi.
Migrasi adalah peristiwa
berpindahnya suatu organisme dari suatu bioma ke bioma
lainnya. Dalam banyak kasus,organisme bermigrasi untuk mencari
sumber-cadangan-makanan yang baru untuk menghindari kelangkaan makanan yang
mungkin terjadi karena datangnya musim dingin atau karenaoverpopulasi.
Macam-Macam Migrasi
·
Pertama , Migrasi Internasional dibagi menjadi tiga ,
yaitu :
Imigrasi =Masuknya penduduk ke suatu negara
Emigrasi =Keluarnya penduduk ke negara lain
Remigrasi =Kembalinya penduduk ke negara
·
Kedua , Migrasi Nasional dibagi menjadi empat ,
yaitu :
Urbanisasi =Dari Desa ke Kota
Transmigrasi =Dari Pulau ke Pulau
Ruralisasi =Dari Kota ke Desa
Evakuasi = Dari tempat yang tidak aman ke
tempat yang aman
Akibat Migrasi
Kondisi
perpolitikan suatu daerah yang panas atau bergejolak akan membuat penduduk
menjadi tidak betah atau kerasan tinggal di wilayah tersebut.
Adat-istiadat yang menjadi pedoman kebiasaan suatu daerah
dapat menyebabkan seseorang harus bermigrasi ke tempat lain baik dengan
paksaan maupun tidak. Seseorang yang dikucilkan dari suatu pemukiman akan
dengan terpaksa melakukan kegiatan migrasi.
Adanya tekanan atau paksaan dari suatu ajaran agama untuk berpindah
tempat dapat menyebabkan seseorang melakukan migrasi.
Biasanya orang miskin
atau golongan bawah yang mencoba mencari peruntungan dengan melakukan migrasi
ke kota. Atau bisa juga kebalikan di mana orang yang kaya pergi ke daerah
untuk membangun atau berekspansi bisnis.
Contohnya seperti alasan pendidikan, alasan tuntutan
pekerjaan, alasan keluarga, alasan cinta, dan lain sebagainya.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar